Geodesi
Standar kompetensi pada Subklasifikasi Geodesi menjamin bahwa setiap praktisi memiliki kapabilitas teknis untuk menyajikan data posisi dan pemetaan yang valid bagi kebutuhan konstruksi dan pertanahan.
Standar kompetensi pada Subklasifikasi Geodesi menjamin bahwa setiap praktisi memiliki kapabilitas teknis untuk menyajikan data posisi dan pemetaan yang valid bagi kebutuhan konstruksi dan pertanahan.
Standar kompetensi pada klasifikasi Bangunan Gedung menjamin bahwa setiap praktisi memiliki kapabilitas teknis untuk mengeksekusi proyek gedung dari tahap fondasi hingga penyelesaian akhir.
Standar kompetensi pada subklasifikasi Drainase Perkotaan menjamin bahwa setiap praktisi memiliki kapabilitas teknis untuk merancang dan membangun sistem pengendalian air permukaan yang efektif. Kompetensi utama dalam bidang ini meliputi:
Standar kompetensi pada subklasifikasi Bendung dan Bendungan menjamin bahwa setiap praktisi memiliki kapabilitas untuk mengelola risiko tinggi dan kompleksitas struktur keairan.
Standar kompetensi pada subklasifikasi Bangunan Persampahan menjamin bahwa setiap praktisi memiliki kapabilitas untuk membangun dan mengawasi fasilitas pengolahan limbah sesuai regulasi lingkungan.
Standar kompetensi pada subklasifikasi Bangunan Pelabuhan menjamin bahwa setiap tenaga ahli memiliki kapabilitas teknis untuk mengelola proyek di area perairan. Kompetensi utama dalam bidang ini meliputi:
Skema kompetensi ini mencakup kemampuan dalam merancang jaringan perpipaan air kotor (sewerage system), kolam sedimentasi, hingga reaktor pengolahan tingkat lanjut.
Standar kompetensi dalam klasifikasi Sipil menjamin bahwa setiap tenaga kerja memiliki kapabilitas yang terukur dalam menghadapi dinamika konstruksi modern. Kompetensi ini mencakup spektrum keahlian yang mendalam
Subklasifikasi ini mencakup keahlian teknis dalam identifikasi potensi sumber air, teknik pengeboran yang presisi, hingga pembangunan infrastruktur pengambilan air (intake).